CARA MEMPERBANYAK KOSAKATA BAHASA INGGRIS DENGAN MUDAH

Kelas vocabulary terkesan sangat mudah dan cenderung disepelekan oleh kebanyakan orang yang baru belajar bahasa asing. Hal ini dikarenakan mereka menganggap kosa kata (vocabulary) hanya perlu dihafalkan, dan hal ini bisa dilakukan tanpa harus menghadiri suatu kelas. Namun kenyataannya anggapan itu tidaklah sepenuhnya benar. Kosakata sangat lah penting dalam mempelajari suatu bahasa, bahkan kosakata adalah elemen dasar yang wajib dikuasai sebelum mempelajari elemen-elemen yang lain. Sekedar menghafalkan kosakata belum lah cukup untuk menguasai suatu bahasa, masih dibutuhkan kemampuan untuk memahami makna, fungsi, dan bahkan konteks.

CARA MEMPERBANYAK KOSAKATA BAHASA INGGRIS DENGAN MUDAH


Dengan mengikuti kelas vocabulary, para sisiwa dibantu untuk menghafalkan dan memehami berbagai aspek yang berkaitan dengan kosakata tersebut dengan berbagai macam metode yang sudah disiapkan para guru. Namun tidak semua mempunyai waktu dan bahkan finansial yang cukup untuk ikut kelas bahasa asing. ada beberapa cara untuk memperkaya perbendaharaan kosakata sekaligus menguasai penggunannya, baik bagi yang sedang mengikuti kegiatan kursus bahasa asing maupun yang belajar otodidak, yaitu:

1. Menggunakan Teknik Memori

Salah satu cara yang mudah untuk mengingat kosakata adalah dengan menggunakan metode mnemonic, yaitu cara singkat secara mental untuk mengingat konsep atau kata-kata yang rumit. Kamu bisa membuat asosiasi antara kata-kata ataupun dengan membuat akronim seperti contohnya: untuk mengingat daftar nama hewan, maka dengan menggunakan kata FOREST kita bisa menghafalkan beberapa nama hewan yakni Frog, Owl, Rabbit, Eagle, Swan, Tiger. Tapi untuk itu kita harus menghafalkan akronim dari beberapa kata tersebut.. sebenarnya ini bukanlah hal yang sulit bahkan kita akan menjadi lebih cerdas dan kreatif karena kita diharuskan menghubungkan kata-kata dan membuat kata baru. Selain itu, semakin lama kamu memikirkan akronim atau asosiasinya, semakin mudah juga kamu mengingat kata-kata yang muncul dari asosiasi atau akronim tersebut.

2. Fokus pada kata-kata yang berguna

Jika kamu ingin memperkaya perbendaharaan kosakata mu karena kamu ingin bekerja sebagai koki di luar negeri, kamu tak perlu membaca novel Shakespeare atau fokus pada kata-kata yang berhubungan dengan Abad Pertengahan. Kata-kata yang lebih praktis, populer, dan berhubungan dengan jenis-jenis makanan dan teknik memasak akan jauh lebih mudah untuk dipelajari dan akan lebih sering digunakan, contoh: memperbanyak membaca buku kuliner.

3. Menciptakan suasana lingkungan belajar

Ketika kamu pergi belajar di luar negeri, kamu akan mendengar dan membaca bahasa tersebut di mana-mana dan akan belajar lebih cepat melalui immersion. Tapi sebenarnya kamu tak perlu pergi ke luar negeri untuk meningkatkan jumlah kata-kata yang kamu ketahui – kamu dapat menciptakan inspirasi dan lingkungan belajar yang ramah dimanapun kamu berada: membeli majalah atau buku dengan bahasa baru, menonton bioskop, dan memasak (atau hanya sekedar makan) makanan lokal.

4. Menempatkan kata-kata tersebut didalam konteks

Sebuah ide yang sangat bagus untuk mempelajari kosakata baru dengan lebih cepat adalah dengan menempatkan kata-kata di dalam konteks. Daripada membuat daftar kata-kata secara acak, cobalah untuk menempatkan mereka dalam kalimat. Dengan begitu, kamu tahu bagaimana penggunaan kata-kata tersebut di duna nyata. Lalu, kamu juga bisa menciptakan kalimat-kalimat lucu, hal itu akan mempermudah kamu untuk mengingat. Sebenarnya hal ini juga tergantung pada metode belajar seseorang, misalkan jika kita ini adalah seseorang yang lebih cepat memehami dan menghafal sesuatu jika disertai gambar, maka kita bisa membuat sebuah gambar atau mencari foto yang melengkapi kalimat yang kita buat dan menempatkan kata-kata tersebut sesuai dengan penggunaan sehari-hari (fungsinya)

5. Mencari sarana yang paling tepat untuk dirimu

Setiap orang memiliki cara belajar yang berbeda-beda, jadi apabila kamu tak tahu apa yang terbaik untukmu, coba menggunakan berbagai macam cara atau dengan beragam kombinasi yang memungkinkan misalkan menggunakan kartu bergambar, aplikasi, daftar, games, atau bahkan video. Selain penggunaan sarana yang tepat, penggunaan waktu pun sangat mempengaruhi hasil belajar, ada beberapa orang yang dengan cepat menghafal sehingga tdak perlu meluangkan waktu yang banyak dan khusus untuk belajar, namun di sisi lain, ada beberapa orang yang membutuhkan waktu khusus bahkan tempat khusus untuk belajar.

6. Belajar dari situasi kehidupan nyata

Karena kita tidak tinggal di Negara yang berbhasaasing yang kita pelajari, dalam hal ini bahasa inggris, maka suasana nyata bisa kita dapatkan dari film, pertunjukan TV, buku, podcasts ataupun lagu. Semua itu merupakan sumber yang bagus untuk menemukan kata-kata yang umum digunakan di kehidupan sehari-hari oleh penutur asli. Selain itu, mereka juga membantu kamu mengingat kosakata karena mereka selalu diasosiasikan dengan adegan, orang, atau acara di kehidupan nyata. Jadi, kamu bisa membaca buku atau menonton film berbahasa asing dengan teks percakapan bahasa inggris dan mencari tau apa maksud kata-kata tersebut. Apabila kita melihat atau mendengar sebuah frase atau kalimat yang tidak kita mengerti, maka catat kalimat tersebut, cari arti dan tujuan penggunaannya,kemudian mulailah mengingat dan mempraktekannya dalam percakapan sehari-hari.

7. Membawa pembelajaran ke level yang lebih tinggi

Jika kita ingin membawa pembelajaran bahasa asing ke level selanjutnya, Siapkan ruang yang cukup untuk membuat peta pikiran dengan mengasosiasi kata-kata, sinonim atau antonim. Apabila kita ingin mendapatkan hasil yang terbaik dari proses belajarmu, usahakan untuk tidak menterjemahkan kata tersebut ke bahasa asli kita, melainkan jelaskan dan deskripsikan dengan bahasa yang sedang kamu pelajari selama dalam proses menghafal.

8. Membuatnya interaktif

Sama halnya dengan mencari sarana yang tepat sesuai kebutuhan kita, kita juga harus berusaha mendapatkan informasi dan atau pengalaman belajar sebanyak-banyaknya . Jangan hanya sekedar membaca kata-kata dari kartu atau daftar. Dengarkan juga bagaimana kata-kata tersebut diucapkan. Ucapkan kata-kata tersebut dengan lantang dan kalau perlu semua indra kita digunakan untuk membantu memahami dan mengahafal, misalkan; jika kita ingin mendeskripsikan jeruk lemon, maka tidak ada salahnya kita melibatkan indra pengecap kita, yakni dengan mencicipinya sehingga kita benar-benar bia merasakan realita dari suatu benda yang sedang kita deskripsikan.

9. Ulangi dan ulangi terus untuk beberapa kali

Repitisi atau pengulangan sangat penting dalam mengahafl dan membiasakan diri denga kata yang baru dipelajari. Perlu diIngat untuk tak hanya sekedar mengulangi kata-kata baru yang sedang dipelajari, tetapi juga “kata-kata lama” yang kita sudah tahu dan hafal. Semakin sering kita menggunakan kosakata yang kita pelajari, maka semakin dalam ingatan kita mengenai kosakata tersebut dan semakin fasih serta mudah untuk menggunkaan kosakta tersebut sesuai konteks dalam kehidupan sehari-hari.

By: Mr Bukhori, Tutor Vocab di Rumah Inggris Jogja (RIJ)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel