Mengenal Karakter Kosa-Kata

Kata adalah bagian terpenting yang harus kita ketahui untuk mempelajari sebuah bahasa. Menghafal banyak kosa-kata dari bahasa yang ingin kita pelajari, akan sangat membantu untuk dapat menguasai bahasa tersebut. Minimal kita bisa menangkap pesan apa yang tersampaikan, sebelum kita mempelajari lebih jauh tentang tata-bahasa tersebut. Karena memang setiap bahasa pastinya memiliki tata-bahasa yang tak kalah penting untuk dipelajari lebih dalam. Faktanya, banyak orang yang mampu berkomunikasi dengan baik sekalipun tanpa memperhatikan tatanan bahasa yang berlaku dengan hanya mengandalkan kekayaan kosa-kata yang dimiliki. Ini bukan berarti, kita tidak menganggap penting untuk mempelajari tatanan bahasa secara systematis. Karena pada dasarnya untuk mempelajari sebuah bahasa tertentu, penguasaan kata dan kemampuan merangkainya dengan tatanan bahasa yang benar, adalah satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan.

Mengenal Karakter Kosa-Kata


Dari penjabaran di atas, kiranya dapat dipahami jika paparan berikutnya akan berfokus pada pentingnya penguasaan kosa-kata. Dan tentunya dalam termin ini, pokok bahasannya adalah penguasaan kosa-kata bahasa Inggris (vocabulary). Kita akan mencoba membedah sisi lain kosa-kata dari sekedar metode bagaimana cara menghafal kosa-kata itu sendiri. Sebab, untuk teori menghafal itu sendiri adakalanya cocok untuk kriteria orang tertentu namun belum tentu pas buat yang lain. Jadi wajar, jika kemudian lahir beragam alternatif yang ditawarkan tentang cara-cara menghafal. Berbagai teori dan metode yang terus dikembangkan hingga saat ini.

Disadari atau tidak, setiap bahasa itu memiliki ciri khas tertentu dalam bentuk dan lafalnya. Ada ciri-ciri yang secara tak sadar kita bisa merasakannya. Hal ini sangat penting untuk kita kuasai. Ciri-ciri ini bisa sangat melekat di otak kita untuk mudah menghafalkannya. Dengan hanya mengetahui karakter dari bentuk dan pengucapan ini, kita bahkan bisa mengenali bahasa itu. Ini kemudian, jika kita terus fokus berinteraksi dengan bahasa yang akan kita kuasai maka dengan sendirinya kosa-kata itu akan melekat dalam alam bawah sadar kita. Mari kita buktikan dengan praktek sederhana berikut. Misalnya kita mendengar 5 audio dari masing-masing bahasa yang berbeda. Audio pertama bahasa Inggris, audio kedua bahasa Jepang, lalu India, Mandarin dan terakhir bahasa Arab. Dengan sekali putar saja, kita akan dapat membedakan masing-masing diantara bahasa tersebut. Inilah yang dimaksud bahwa setiap kosa-kata dari bahasa tertetu itu memiliki ciri khas yang berbeda. Dan kita bahkan dapat dengan mudah untuk mengingatnya. Nyatanya, banyak dari kita yang tahu dengan bahasa apa orang lain itu menggunakan bahasa dalam berkata, seperti Madura, Jawa, Sunda dan lain sebagainya.

Dengan demikian, jika lantas kita berfokus pada kosa-kata bahasa tertentu untuk dihafal maka seharusnya akan lebih mudah dan cepat untuk menghafalnya. Dengan cara meningkatkan interaksi dengan bahasa itu. Terlebih saat ini, di era digital yang segalanya dimanjakan dengan berbagai kemudahan, banyak sekali device yang bisa kita manfaatkan untuk meningkatkan frekuensi interaksi kita dengan bahasa tertentu. Telah banyak anak-anak Indonesia yang sejak balita sudah dibiasakan berinteraksi dengan kosa-kata bahasa Inggris. Sehingga dalam percakapannya sehari-hari dia lebih sering mengerti arti benda-benda hanya dalam bahasa Inggris. Nah, bagi kita para orang dewasa pasti lebih bisa untuk bisa mengatur waktu kita agar lebih sering berinteraksi dengan bahasa Inggris.

Secara umum, sekarang kita akan membandingkan karakter kosa-kata bahasa inggris dengan karakter bahasa Indonesia. Kenapa? Ya pastinya lah, karena bahasa ini sudah kita bawa sejak lahir. Sudah barang tentu bahasa ini sudah melekat hingga alam bawah sadar kita. Kita tidak perlu berfikir untuk mengartikan benda dalam bahasa kita sendiri. Padahal kalau kita bandingkan, antara bahasa Inggris dan bahasa Indonesia semestinya lebih gampang bahasa Inggris untuk dihafal. Nyatanya, disadari atau tidak, para pelajar sebenarnya sudah memiliki banyak kosa-kata dalam bahasa Inggris. Dengan gampang mereka akan tahu apa bahasa Inggrisnya air , langit, pohon, gunung, jauh, hati, cinta, rindu, benci, makan, minum dan lain sebagainya. Spontan, mereka akan menjawab water, sky, tree, mountaint, far, heart, love, miss, hate, eat, drink. Padahal, dapat dipastikan mereka sebelumnya belum pernah meluangkan waktu secara khusus untuk menghafal kata-kata di atas. Mereka bisa menjawabnya dengan mudah bahkan nyaris tanpa berfikir, ini bisa terjadi karena pernah ada interaksi secara gak sadar dengan kata-kata tersebut. Entah itu melalui lagu, bacaan, menu-menu makanan, iklan TV atau apa saja yang pernah terekam oleh otak dari apapun yang didengar atau dibaca.

Kalau kita perhatikan secara seksama, sebenarnya karakter kosa-kata bahasa inggris jika dilihat dari suku katanya, kebanyakan lebih pendek dari bahasa Indonesia. Kalau kita sama-sama baru kenal kedua bahasa itu pastiya bahasa Inggrislah yang akan lebih mudah dihafal. Contohnya, berlari/run, berjalan/walk, berenang/swim, bahagia/happy, langit/sky, bumi/earth, air/water, ruangan/room, manusia/human. Perhatikan suku katanya, bahasa Inggris lebih simple, umumnya 1:2 suku kata bahasa Inggris lebih pendek dari bahasa Indonesia. Artinya, potensi menghafal kosa-kata bahasa Inggris itu lebih cepat seharusnya.

Karakter lain dari bahasa Inggris adalah cara bacanya. Penulisan dan cara baca yang berbeda ini memang menimbulkan kesulitan tersendiri bagi pemula. Tapi jika kita kembali mencoba mengenali karakter kata dalam bahasa Inggris dan meningkatkan interaksi dengannya, maka ini juga tidak akan lagi jadi kendala. Apalagi untuk dapat membaca bahasa Inggris dengan cepat kini sudah banyak alat bantu yang bisa kita gunakan. Aplikasi-aplikasi cara baca bahasa Inggris sudah banyak tersedia dengan gratis. Selebihnya hanya proses interaksi dengan kosa-kata bahasa Inggris yang harus kita tingkatkan. Hingga kemudian, karakter kosa-kata bahasa Inggris itu akan benar-benar terekam oleh alam bawah sadar kita.

Jika kita sudah mampu melakukannya, secara otomatis kita akan mudah mengenali kosa-kata bahasa Inggris tanpa harus berfikir bahkan akan terjadi secara spontanitas. Kita belum membicarakan langkah-langkah atau tips untuk menghafal. Karena itu akan sia-sia jika kita belum benar-benar mengenal karakter kosa-kata itu sendiri. Sebab, hafalan itu mudah hilang apalagi kita kemudian sama sekali tidak pernah menggunakannya setelah kita hafal. Hafalan itu akan menguap begitu saja dari otak, sekuat apapun hafalan kita. Perlahan hafalan itu akan hilang dan tentunya kita pasti akan banyak kehilangan waktu untuk itu.

Ini adalah kunci awal sebelum kita menerapkan metode-metode menghafal kosa-kata yang akan kita bahas dalam tulisan lain. Dengan cara-cara itu, ujung-ujungnya adalah bagaimana upaya agar kita dapat terus berinteraksi dengan bahasa Inggris. Tapi metode-metode itupun perlu kita terapkan sesuai kebutuhan kita akan kosa-kata yang ingin kita kuasai. Agar kita bisa menghemat waktu, dan perlu memangkas untk tidak menghafal kosa-kata yang tidak penting. Dalam hal ini tentunya terkait dengan objek atau tema tertentu yang akan kita fokuskan. Seperti keterkaitan dengan jurusan kuliah kita, pekerjaan atau hobby kita. Sehingga kita bisa menggunakan waktu kita dengan lebih efisien dalam penguasaan kosa-kata bahasa Inggris. Namun demikian, semakin banyak kosa-kata yang kita hafal semakin bagus tentunya.

By: Mr Ichin, tutor Bahasa Inggris di Rumah Inggris Jogja (RIJ)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel